Sinetron Sampah

Adalah fakta, bagaimana sinetron tak layak untuk ditonton
Tayangkan glamoritas yang berbading terbalik dengan tiga puluh juta warga miskin di Indonesia
Kaburkan krisis ekonomi dan anggap itu sebagai ilusi
Bermimpi dan terus bermimpi
Menjual harapan kosong tanpa implementasi
Sakiti hati anak negeri di suatu saat menjelang mati
Penyesalan tiada arti
Membuat cita-cita tertinggi adalah hedonisasi
Background kaya raya menjadi hal biasa
Padahal semuanya adalah maya
Tak ubahnya karya Korea dan realita di India
Demi sebuah kebanggaan dan eksistensi di dunia

Berlanjut dengan yang mereka klaim sebagai sinetron religi
Sebatas jubah dan bacot berkata
Hanya sepenggal nama atau judul saja
Tanpa perilaku yang nyata
Kisah-kisah yang tak masuk logika
Penghinaan terhadap agama
Mengajarkan air mata menjadi jati diri muslim sejati
Tetes keringat ikhtiar menjadi tiada arti karna cukup dengan mengibaskan sebuah kaos kaki
Jilbab-jilbab tersakiti
Ternoda dengan akting Soleha yang menuhankan cinta pada manusia
Ustadz-ustadz difitnah keji
Disamakan dengan dukun keparat penyembah babi
Akhi-akhi dihina, sedangkan Anjasmara yang bertelanjang ria dipuja sebagai dewa mulia

Cobalah sedikit pahami
Jangan dengan logika, gunakanlah hati nurani
Semuanya serba monoton!!! Hanya omong kosong!!!
Dan tak layak untuk ditonton!!!
Tak ada lagi moral dan realita
Semuanya bertema cinta, eksploitasi cinta
Cinta yang bukan pada definisi sebenarnya
Ekspresi nafsu birahi syahwat ejakulasi dalam Pernikan Dini
Bunting tanpa suami ditanamkan sebagai ciri wanita pribumi
Menempatkan pacar dan pacaran lebih tinggi jauh di atas pernikahan
Bak langit dan bumi
Anak bau kencur pun dikenalkan dengan persoalan orang dewasa sebelum waktunya
Perlu bukti, lihatlah Candy dan kawan-kawannya
Mungkin suatu saat kisah perzinahan kan dimulai semenjak TeKa
Bukanlah kekhawatiran yang terlalu berlebihan
Tatkala kini banyak rok mini tanpa nama dan lokasi
Sekolah hanya ajang untuk bergaya dan memajang paha semata

Aghhhhh,,,,…….
Untuk setiap penyesatan yang kalian (pembuat sinetron berikut jongos-jongosnya) sanggkal dengan rating
Kalian (pembuat sinetron berikut jongos-jongosnya) memang anjing
Sejak kritik tak lagi dianggap penting
Sejak massa tak lagi dianggap manusia
Sejak tuntunan tak ada lagi di dalam sebuah tontonan
Caci maki dan sumpah serampah menjadi wajib karena setiap episode adalah sampah
Bukan untuk dilihat dan bukan untuk dibiarkan
Daur ulang atau musnahkan!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s